www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tersangka KPK Unggul di Pilgub Maluku Utara

Posted by On 17.06

Tersangka KPK Unggul di Pilgub Maluku Utara

Tersangka KPK Unggul di Pilgub Maluku Utara Submitted by Nurkholis Lamaau on 29 June 2018 ahm koruptor

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Ahmad Hidayat Mus yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. (INT)


KABAR.NEWS, Malut - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Ahmad Hidayat Mus - Rivai Umar (AHM-Rivai) unggul dalam real count KPU Malut. Hingga Jumat (29/6/2018) pukul 14.00 Wib, AHM yang juga merupakan tersangka KPK itu tercatat memperoleh 31,82 persen atau 174.889 suara.

Suara tersebut berdasarkan dari 99,11 persen data yang dihimpun KPU dari 2.118 TPS. Di mana, AHM-Rivai memenangi suara di empat daerah dari 10 kabupaten dan kota di Maluku Utara. Perolehan Ahmad-Rivai itu disusul pasangan Abdul Gani Kasuba-Al Yasin Ali (AGK - YA) yang terpaut 1,42 persen. AGK- YA meraih 30,40 persen atau 167.088 suara.

Real count KPU sementara ini merujuk pada total suara yang telah masuk, yakni 557.370. Rinciannya yaitu 549.211 suara sah dan 8.454 suara tidak sah. Meski data dari seluruh TPS ini bisa digunakan sebagai acuan, namun data real count ini bukan hasil resmi. KPU akan menetapkan hasil resmi pilkada berdasarkan perhitungan suara manual berjenjang.

Sekadar diketahui, AHM ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Bobong di Kabupaten Kepulauan Sula, Mal uku Utara. Namun, sampai saat ini AHM belum ditahan KPK.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada KABAR.NEWS, Jumat (29/6/2018) mengatakan, KPK akan memanggil ulang AHM dan ZM pada Senin 2 Juli 2018. Dia dipanggil sebagai tersangka kasus korupsi proyek fiktif saat menjabat Bupati Kepulauan Sula.

"Untuk kasus Sula itu dijadwalkan ulang pemeriksaan tersangka AHM dan ZM pada 2 Juli 2018 atau hari Senin nanti. Kami sudah sampaikan surat. Kami harap dua tersangka yang dipanggil tersebut memenuhi dan datang ke KPK. Karena saat panggilan pertama, pihak tersangka yang meminta penjadwalan ulang," katanya.

Sebelumnya, AHM dan ZM telah dipanggil pada Senin (25/6) kemarin. Namun dua kakak beradik itu meminta penjadwalan ulang. Saat itu Ahmad meminta pemanggilan ulang karena fokus menjelang pilkada.

Sumber: Berita Maluku Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »