www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menteri Susi Berharap Masyarakat Menjaga Laut Bersama ...

Posted by On 17.57

Menteri Susi Berharap Masyarakat Menjaga Laut Bersama ...

Menteri Susi Berharap Masyarakat Menjaga Laut Bersama, Lindungi Satwa Langka dan Tangkap Penyelundup

Ayo kita jaga laut kita bersama-sama karena memang milik kita sendiri di mana pun kalian berada

Menteri Susi Berharap Masyarakat Menjaga Laut Bersama, Lindungi Satwa Langka dan Tangkap PenyelundupRichard SusiloMenteri DR (Hon) Susi Pudjiastuti (53) di tengah pameran kelautan di Tokyo Jepang beberapa waktu lalu

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, DR (Hon) Susi Pudjiastuti (53) sangat berharap agar masyarakat bersama-sama menjaga laut, melindun gi satwa langka serta menangkap para penyelundupnya bersama satuan otoritas setempat.

"Ayo kita jaga laut kita bersama-sama karena memang milik kita sendiri di mana pun kalian berada di Indonesia," papar Menteri Susi khusus kepada Tribunnews.com Senin ini (4/6/2018).

Menteri Susi juga merasa lega sedikit karena penyelundupan satwa liar telah berhasil digagalkan oleh satuan otoritas Indonesia khususnya kepolisian air ( Ditpolair Maluku Utara) tanggal 31 Mei lalu di kabupaten Halmahera Selatan.

"Pencurian ilegal ikan maupun satwa langka di Indonesia sudah terjadi bertahun tahun. Baru sekarang satu persatu bisa ditangkap. Walaupun sebenarnya masih harus terus dimonitor lebih lanjut karena saya percaya masih ada lagi yang belum tertangkap," tambahnya lebih lanjut.

Ditpolair Maluku Utara , KP XXX 1010 Marnit Bacan Kabupaten Halsel (Halmahera Selatan), mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada sebuah kapal jenis pamboat melakukan pemuat an hewan di sekitar pantai Desa Bore Kabupaten Halsel.

Selanjutnya KP.XXX-1010 melakukan pemantaun dan melihat pamboat tersebut dan pada pukul 23.30 wit di sekitar perairan Bori Kabupaten Halsel tepatnya pada posisi titik koordinat 0•39'185" S - 127•42'981" telah melakukan pemeriksaan terhadap kapal jenis pamboat dengan data :
Kapal tanpa nama dan tanpa dokumen
Jenis kapal : Pamboat
Jumlah abk : 2 Orang
Pemilik : Abdawa Kulano
Nahkoda : Abdawa Kulano
Tanggal Lahir : Philipina, tahun 1975
Alamat : Pulau Balo Filipina

Di dalam kapal tersebut ditemukan satwa yang dilindungi dan direncanakan akan di bawa ke Filipina.

Kapal Berlayar tanpa dokumen apapun dan dugaan pelanggaran terkait KSDAH ( Konservasi Sumber Daya Alam Hayati) dan Ekosistem subsider pasal dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Selanjutnya kapal tanpa nama di kawal menuju ke Marnit Polair Babang Kabupaten Halsel guna dilakukan proses lebih lanjut.

Adapun barang-barang yang di amankan adalah:
- 1 unit kapal tanpa nama
- 28 ekor kera hidup
- 15 ekor anak kura-kura hidup.
- Sekitar 28 ekor burung Nuri dan Kakatua.
Langkah - langkah yang di lakukan menurut sumber Tribunnews.com adalah:
1. Mengamankan Aanak Buah Kapal
2. Mengamankan Barang-barang yang ditemukan
3. Kawal kapal ke Babang, Marnit Bacan Polair Polda Malut yang kemudian dikawal menuju Ternate.
4. Membuat laporan polisi dan mindik awal
5. Melaporkan kepada pimpinan dan koordinasi kepada instansi-instansi terkait.

Jalur penyelundupan tersebut salah satu yang dianggap rawan dan saat ini tampaknya sedang dilakukan monitoring lebih ketat lagi oleh kalangan otoritas laut sekitarnya.

Editor: Johnson Simanjuntak Ikuti kami di Tabrak Kapolsek untuk Menghindari Razia, Begini Nasib Pengendara Motor di Palembang Sumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »