www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Festival Maksaira 2018 Siap Digelar di Kepulauan Sula

Posted by On 07.52

Festival Maksaira 2018 Siap Digelar di Kepulauan Sula

Chairul Fikri / JAS Senin, 9 April 2018 | 21:33 WIB

Jakarta - Potensi pariwisata Kabupaten Kepulauan Sula yang terletak di Provinsi Maluku Utara memang masih asing terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Namun siapa sangka, kabupaten yang beribu kota di Sanana itu ternyata punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata bahari dan juga wisata minat khusus.

Pasalnya, daerah ini memiliki keindahan pantai dan juga bawah lautnya. Untuk memperkenalkan potensi pariwisatanya, pihak Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berecana akan menggelar Festival Maksaira 2018.

Dalam agendanya, festival bahari ini akan mengadakan lomba mancing dengan jumlah pemancing ikan kerapu terbanyak dan akan dicatatkan dalam rekor Museum Record Indonesia (Muri). Puncak nya akan diselenggarakan pada 15 April 2018.

"Kepulauan Sula yang berada di Maluku Utara memang selama ini tidak pernah terdengar dan mungkin asing ditelinga masyarakat Indonesia. Namun potensi pariwisata yang kami miliki ternyata tak kalah dengan potensi wisata yang dimiliki daerah lain di Indonesia," kata Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Hendrata Thes saat menggelar jumpa pers di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (9/4).

"Untuk menggali potensi itu kami berniat mengenalkan Kabupaten Sula dengan menggelar sebuah acara yang kami beri nama Festival Maksaira 2018. Dalam Festival ini, kami akan mengundang hampir 3000 pemancing yang ada di Indonesia untuk memancing ikan kerapu yang memang jadi ikan favorit yang ada di sana. Dan kegiatan ini akan dicatatkan di Muri sebagai festival memancing ikan kerapu terbanyak di Indonesia," ungkap Hendrata.

"Kegiatan ini sebagai pengganti kegiatan Festival Maksaira dua tahun belak angan. Selama duatahun sebelumnya Festival Maksaira yang kami selenggarakan adalah festival membakar ikan dengan panjang 15 km yang diikuti ribuan warga.Kegiatan ini merupakan bentuk promosi pariwisata kami agar wisatawan datang dan berkunjung ke sana," tambahnya.

Dituturkan pula oleh Hendrata, kebersamaan masyarakat Kepulauan Sula untuk memperkenalkan potensi wsiatanya memang begitu kuat, sehingga Pemkab Kepulauan Sula dorongan dan peran serta masyarakat di sana mampu membuat kepulauan yang terletak di Selatan pulau Ternate itu bisa dikenal luas masyarakat.

"Maksaira oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula dimaknai sebagai musyawarah untuk membangun kebersamaan dalam rangka menyelesaikan pekerjaan (gotong royong) untuk kemajuan bersama. Kegiatan memancing ikan kerapu peserta terbanyak tidak terlepas dari semangat kearifan lokal masyarakat Sula untuk membangun kebersamaan, gotong royong yang tercermin dalam Festival Maksaira 2018," tandasnya.

Pih ak Kementerian Pariwisata yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata I, I Gede Pitana menyambut langkah pemerintah Kabupaten Sula dalam mempromosikan daerahnya. Hal itu membuat Pemerintah Pusat tergerak untuk terus meningkatkan daerah-daerah baru sebagai daerah destinasi wisata yang ada di Indonesia kedepannya.

"Kegiatan festival atau atraksi budaya menjadi bagian penting dari unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) dalam meningkatkan daya saing destinasi agar banyak dikunjungi wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman)," papar Pitana.

"Dan pemerintah sangat mengapresiasi langkah dan tekad yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sula untuk mempromosikan potensi wisatanya agar dikunjungi wisatawan. Dengan kegiatan ini, diharapkan wisatawan akan punya pilihan lain untuk mereka berlibur terutama mekasanakan liburan ditempat-tempat yang baru dan punya potensi yang besar di bidang bahari," dia menambahkan.

Kepul auan Sula merupakan satu kabupaten yang berada di Provinsi Maluku Utara. Terletak di selatan provinsi Maluku Utara (yang berbatasan dengan Provinsi Maluku). Kabupaten yang beribu kota di Sansana itu merupakan daerah agraris yang menjadi penghasil kelapa, cengkeh, pala dan kakao terbaik di Indonesia.

Dengan luas lautan mencapai kurang lebih 14.500 km² atau 60 persen, Kepulauan Sula berpotensi sebagai daerah bahari yang punya potensi wisata laut yang menakjubkan karena memiliki banyak pantai menarik seperti Pantai Baleha, Pantai Fatkauyon, Pantai Desa Waisum, Pantai Wai Ipa, Pantai Mangoli, dan Pantai Teluk Harimau.

Sadar dengan potensi besar di bidang bahari, Pemkab Kepulauan Sula kini terus mengembangkan potensi wisata baharinya semisal memancing, snorkling, dan diving sebagai wisata yang dikembangkan di daerah itu lantaran keindahan alamnya masih cukup terjaga asri.


Sumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »