www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Curah Hujan Ekstrem di 13 Wilayah di Indonesia, Masyarakat ...

Posted by On 10.24

Curah Hujan Ekstrem di 13 Wilayah di Indonesia, Masyarakat ...

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan keterangan resmi terkait tumbuhnya siklon tropis Flamboyan di Gedung BMKG, Jakarta, Minggu (29/4/2018).KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan keterangan resmi terkait tumbuhnya siklon tropis Flamboyan di Gedung BMKG, Jakarta, Minggu (29/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) meminta masyarakat di 13 wilayah di Indonesia untuk waspada terhadap curah hujan yang ekstrem.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, fenomena Madden Julian Oscill ation (MJO) basah yang meningkatkan suplai uap air berkontribusi pada pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat hingga tengah.

"Meskipun sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, tetapi wilayah Iainnya masih berada dalam masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Masa transisisi biasanya ditandai dengan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif Iokal," kata Dwikorita di Gedung BMKG, Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Ia memaparkan, fenomena MJO basah ini akan berlangsung selama 7 hingga 10 hari ke depan. Adapun MJO basah ini telah bergerak menuju wilayah Indonesia bagian timur.

Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai curah hujan ekstrem akibat MJO basah ini.

Adapun 13 wilayah yang dimaksud yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

"Perlu jug a diwaspadai potensi terjadinya kilat dan petir dalam dua hari ke depan yang masih dapat terjadi di wilayah Sumatera bagian tengah dan selatan, pesisir timur Sumatera, Banten, dan Jawa Barat bagian utara," ujar Dwikorita.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Masih Bisa Terjadi pada Masa Pancaroba, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Ia juga mengimbau agar kapal yang melintas dan masyarakat pesisir pantai selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi.

Sebab, selain MJO basah, juga terjadi siklon tropis Flamboyan.

Menurut dia, meskipun sudah menjauhi wilayah Indonesia, siklon ini juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang laut di beberapa wilayah perairan Indonesia sekitar 2 hingga 3 hari ke depan.

Oleh karena itu, masyarakat juga periu mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradis ional hingga gelombang tinggi mereda," ucapnya.

Menurut Dwikorita, peningkatan tinggi gelombang Iaut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter terjadi di perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan Perairan Enggano.

"Kedua, terjadi juga gelombang Iaut dengan tinggi 2,5 hingga 4 meter di wilayah perairan selatan Jawa, Samudra Hindia, barat Lampung, hingga selatan Jawa," tuturnya.

Baca juga: BMKG: Aktifnya Aliran Massa Udara Basah Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun baliho roboh.

Di sisi lain, ia berharap agar masyarakat mewaspadai angin puting beliung lokal dengan radius sekitar 500 meter. Ia tak ingin peristiwa angin puting beliung menimbulkan korban.

BMKG akan terus memantau secara intensif meskipun Indonesia sudah memasuki musim kemarau. Sebab, fe nomena ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan mengalami peningkatan yang signifikan.

Dwikorita mengimbau agar masyarakat bisa mengetahui informasi cuaca terkini dengan mengakses layanan situs web, akun Twitter, dan aplikasi resmi BMKG.


Kompas TV Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat sekitar pukul 14.00 WIB.

Terkini Lainnya

Trump Pertimbangkan Panmunjom Jadi Lokasi Pertemuan dengan Kim Jong Un

Trump Pertimbangkan Panmunjom Jadi Lokasi Pertemuan dengan Kim Jong Un

Internasional 30/04/2018, 23:59 WIB Polisi Sebut Anak yang Meninggal di Sekitar Monas Bukan Peserta 'Untukmu Indonesia'

Polisi Sebut Anak yang Meninggal di Sekitar Monas Bukan Peserta "Untukmu Indonesia"

Megapolitan 30/04/2018, 23:58 WIB Memetik Pelajaran dari Kasus Ayunan di Kelapa Gading

Memetik Pelajaran dari Kasus Ayunan di Kelapa Gading

Megapolitan 30/04/2018, 23:49 WIB Sepakat Damai, Proses Hukum Kasus Ayunan di Kelapa Gading Tetap Berlanjut

Sepakat Damai, Proses Hukum Kasus Ayunan di Kelapa Gading Tetap Berlanjut

Megapolitan 30/04/2018, 23:40 WIB Delegasi Dewan Keamanan PBB Tiba di Myanmar dan Bertemu Suu Kyi

Delegasi Dewan Keamanan PBB Tiba di Myanmar dan Bertemu Suu Kyi

Internasional 30/04/2018, 23:31 WIB Ini Pengaliha   n Arus Lalu Lintas Saat Peringatan 'May Day' di Jakarta

Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Peringatan "May Day" di Jakarta

Megapolitan 30/04/2018, 23:26 WIB KPK Perpanjang Penahanan Staf Sesditjen Hortikultura Kementan

KPK Perpanjang Penahanan Staf Sesditjen Hortikultura Kementan

Nasional 30/04/2018, 23:17 WIB Naik Angkot AC Depok-Pasar Minggu, Penumpang Merasa Nyaman sampai Ketiduran...

Naik Angkot AC Depok-Pasar Minggu, Penumpang Merasa Nyaman sampai Ketiduran...

Megapolitan 30/04/2018, 23:10 WIB

Bom Bunuh Diri Target Konvoi Militer Asing, 11 Anak Tewas

Internasional 30/04/2018, 23:07 WIB Sandiaga Sebut Ada Mobilisasi Massa di Acara 'Untukmu Indonesia'

Sandiaga Sebut Ada Mobilisasi Massa di Acara "Untukmu Indonesia"

Megapolitan 30/04/2018, 23:00 WIB Di Yogyakarta, Ada Tempat Sampah Khusus bagi Tunanetra

Di Yogyakarta, Ada Tempat Sampah Khusus bagi Tunanetra

Regional 30/04/2018, 22:59 WIB Deddy Mizwar Sebut Harga Sembako Perlu Dijag   a Jelang Ramadhan

Deddy Mizwar Sebut Harga Sembako Perlu Dijaga Jelang Ramadhan

Regional 30/04/2018, 22:44 WIB Pemerintah Finalisasi RPP Jaminan Produk Halal

Pemerintah Finalisasi RPP Jaminan Produk Halal

Nasional 30/04/2018, 22:36 WIB Seorang Anak di Klaten Bunuh Ibunya dengan Sadis

Seorang Anak di Klaten Bunuh Ibunya dengan Sadis

Regional 30/04/2018, 22:36 WIB KPK Akan Lakukan Rekrutmen Calon Pengganti Sekjen

KPK Akan Lakukan Rekrutmen Calon Pengganti Sekjen

Nasi onal 30/04/2018, 22:30 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »