www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism pada 2018, Apa Itu?

Posted by On 22.40

Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism pada 2018, Apa Itu?

Detik-detik matahari terbenam di Pantai Marinbati, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Oktober 2016. Pesona senja itu paling diburu wisatawan yang berkunjung ke Jailolo, daerah yang kini gencar mengembangkan sektor pariwisata. KOMPAS/FRANSISKUS PATI HERIN Detik-detik matahari terbenam di Pantai Marinbati, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Oktober 2016. Pesona senja itu paling diburu wisatawan yang berkunjung ke Jailolo, daerah yang kini gencar mengembangkan sektor pariwisata.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata 1 2018, 22-23 Maret 2018 , menghasilkan usulan untuk membuat nomadic tourism tahun ini. Tipe destinasi itu disebut-sebut sebagai solusi memaksimalkan destinasi wisata alam Indonesia yang luar biasa tanpa butuh waku lama.

Pada penutupan Rakornas di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/3/2018), forum tersebut merekomendasikan percepatan deregulasi terkait operasional caravan sebagai amenitas nomadic tourism, sea-plane, dan live a board sebagai aksesnya nomadic tourism, berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan.

” Nomadic tourism itu mudah dan murah. Hanya perlu ada atraksi pariwisata yang menarik, maka pengadaan akses dan amenitas bisa dilakukan dengan menggunakan bahan baku yang bisa dipindah. Misalnya pembangunan glamp camp atau dengan live on board," ujar Menteri Pariwisata Arif Yahya, dalam siaran tertulisnya, Sabtu (24/3/2018).

Wisatawan berlibur di Club Med Kani Malad   ewa, Sabtu (15/7/2017).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan berlibur di Club Med Kani Maladewa, Sabtu (15/7/2017).Sebenarnya apa yang dinamakan nomadic tourism? Apakah barang baru di dunia?

KompasTravel coba merangkum beberapa penjelasan Menpar Arief Yahya dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, ia sempat menyinggung nomadic tourism pada rekan media.

Luas wilayah Indonesia yang dipenuhi kepulauan menjadi tonggak awal tercetusnya ide ini. Industri pariwisata kerap pengalami kesulitan untuk menghubungkan wisatawan ke pulau-pulau kecil yang ternyata menyimpan keindahan "surga dunia".

Tempat Parkir Sea Plane.KOMPAS/YULIA SAPTHIANI Tempat Parkir Sea Plane.Sedangkan untuk membangun bandara untuk sampai ke gugusan pulau sangat lah sulit, juga lama. tak hanya akses, amenitasnya pun sulit untuk dibangun dalam waktu singkat, seperti hotel dan homestay.

"Jika harus membuat sesuatu yang fix, di semua tempat saya terus terang tidak mampu memberikan. Maka saya tawarkan agar membangun nomadic tourism," ujar Arief Yahya saat membuka launching Calendar of Event Maluku Utara di Jakarta, Selasa (13/3/2018) lalu.

Ia menjelaskan, yang dimaksud nomadic tourism ialah wisata yang bersifat temporer, entah itu aksesnya ataupun amenitasnya. Hal ini yang bisa diterapkan untuk menjangkau destinasi alam potensial di kepulauan yang sulit dijangkau, seperti Maluku dan sekitarnya.

Untuk mengakali pembangunan bandara yang membutuhkan waktu lama, terlebih lokasinya di kepulauan, konsep nomadic tourism ini menggunakan sea-plane, atau pesawat yang bisa mendarat di air.

Menpar menyatakan, saat ini sudah dimiliki perusahaan Indonesia juga sudah bisa beroperasi di Indonesia.

"Aksesibilitas kita lemah, bangun bandara akan susah, nah sekarang ada sea-plane, bisa mendarat di mana saja (air), di p ulau-pulau di Maluku Utara," ujar Menpar masih dalam forum yang sama.

Kemudian bagaimana terkait amenitasnya? Menpar sempat menyinggung untuk pembangunan hotel di destinasi seperti itu, akan diganti dengan caravan, glamp camp, juga bisa home pod. Ia menilai ketiganya bersifat temporer dan mudah dibongkar pasang.

"Misal bangun hotel-hotel di Jailolo (Halmahera Barat), kita harus menunggu waktu lima tahun. Tetapi kalau mobil (caravan) ini cepat, kapan pun kita minta bisa saja, kalau tidak cocok tinggal pindahkan lokasinya, cari spot terindah," ujar Arief Yahya.

Wisman di Festival Nusa Penida 2017 yang digelar di Pantai Mahagiri, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (6/12/2017). Festival Nusa Penida 2017 menampilkan 1.500 penari.ARSIP KEMENPAR Wisman di Festival Nusa Penida 2017 yang digelar di Pantai Mahagiri, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (6/12/2017 ). Festival Nusa Penida 2017 menampilkan 1.500 penari.Kombinasi amenitas menggunakan caravan, glamp camp, juga bisa home pod, dan akses menggunakan sea-plane, jadilah dinamakan nomadic tourism. Hal tersebut dinilai bisa diwujudkan dengan cepat.

Ternyata konsep semacam ini bukan barang baru di pariwisata dunia. Sebelumnya negara kepulauan lain seperti Maldives sudah menggunakan sea-plane dan hotel temporer.

"Di Maldives itu sea-plane seperti taksi, bisa mendarat di mana aja di laut," pungkasnya.


Berita Terkait

Januari-Februari, Wisman ke Bali Via Jalur Laut Tumbuh 28 Persen

Kunjungan Wisman ke Borobudur pada 2019 Ditargetkan 2 Juta Orang

Genjot Kunjungan Wisman, 5 Negara Ini Disasar Kemenpar

Kunjungan Wisman ke Danau Kelimutu Naik 20 Persen

Terkini Lainnya

Deretan Acara Musim Semi yang Menyajikan Keindahan Sakura di Korea

Deretan Acara Musim Semi yang Menyajikan Keindahan Sakura di Korea

Travel Tips 26/03/2018, 12:18 WIB The Lost World Castle, Wisatawan Bisa Selfie Berlatar Belakang Merapi

The Lost World Castle, Wisatawan Bisa Selfie Berlatar Belakang Merapi

Travel Story 26/03/2018, 10:51 WIB Para Diplomat Diajak Mengenal Potensi Pariwisata di Medan dan Parapat

Para Diplomat Diajak Mengenal Potensi Pariwisata di Medan dan Parapat

Travel Story 26/03/2018, 10:05 WIB Hasil Rakornas 2018, Kemenpar Siapkan Destinasi Wisata Nomadic

Hasil Rakornas 2018, Kemenpar Siapkan Destinasi Wisata Nomadic

News 26/03/2018, 08:07 WIB Jadwal Terbaru Waktu Mekar Sakura di Jepang 2018

Jadwal Terbaru Waktu Mekar Sakura di Jepang 2018

Jepang Terkini 26/03/2018, 07:01 WIB Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism pada 2018, Apa Itu?

Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism pada 2018, Apa Itu?

News 26/03/2018, 06:32 WIB 3 “Onsen” dengan Pemandangan Alam yang Indah di Kanagawa

3 “Onsen” dengan Pemandangan Alam yang Indah di Kanagawa

Jepang Terkini 25/03/2018, 20:09 WIB Kedung Pengilon, 'Niagara Mini' dari Kendal

Kedung Pengilon, "Niagara Mini" dari Kendal

Travel Story 25/03/2018, 16:23 WIB Hotel-hotel Baru Akan Hadir di Tangerang dan Tanger   ang Selatan

Hotel-hotel Baru Akan Hadir di Tangerang dan Tangerang Selatan

Hotel Story 25/03/2018, 14:26 WIB Menginap di Kresna, Hotel Persinggahan Soekarno, SBY hingga Jokowi (2)

Menginap di Kresna, Hotel Persinggahan Soekarno, SBY hingga Jokowi (2)

Hotel Story 25/03/2018, 12:20 WIB Bukit Srobi, Dulu Tempat Mengintai Pasukan Belanda, Kini Jadi Destinasi 'Instagramable'

Bukit Srobi, Dulu Tempat Mengintai Pasukan Belanda, Kini Jadi Destinasi "Instagramable"

Travel Story 25/03/2018, 10:22 WIB 6 Tahun J   adi Bandara Terbaik Dunia, Apa Keistimewaan Changi?

6 Tahun Jadi Bandara Terbaik Dunia, Apa Keistimewaan Changi?

News 25/03/2018, 08:10 WIB De Tjolomadoe, Pabrik Gula Itu Kini Menjadi Destinasi Wisata

De Tjolomadoe, Pabrik Gula Itu Kini Menjadi Destinasi Wisata

Travel Story 24/03/2018, 23:05 WIB Rp 4,2 Juta PP ke Nepal, Promo Tiket Ulang Tahun Malindo Air

Rp 4,2 Juta PP ke Nepal, Promo Tiket Ulang Tahun Malindo Air

News 24/03/2018, 20:52 WIB Kemenpar Dorong Peningkatan Lulusan SMK melalui    Sertifikasi

Kemenpar Dorong Peningkatan Lulusan SMK melalui Sertifikasi

News 24/03/2018, 19:31 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »