www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Minim Data Kelola Perikanan, Dinas Perikanan Sula Salahkan ...

Posted by On 22.38

Minim Data Kelola Perikanan, Dinas Perikanan Sula Salahkan ...

Minim Data Kelola Perikanan, Dinas Perikanan Sula Salahkan Nelayan - image IMG-20171216-WA0017 on https://www.cakrawala.co

SULA, MALUT CAKRAWALA.CO ,-Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kepulauan Sula,Provinsi Maluku Utara (Malut) hingga kini tidak tahu data pasti hasil perikanan laut yang dikelola pertahun nya di wilayah perairan Kabupaten setempat.

” Sula memiliki potensi ikan yang terbilang besar dibandingkan dengan Kabupaten lain di Malut, akan tetapi kalau berbicara berapa banyak yang dikelola dalam setahun kita tidak tahu ,” Akui Ali Umanahu ,Kapala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Sula kepada Cakrawala.co, Sabtu 16, Desember 2017.

Dirinya menjelaskan,perairan Kepulauan Sula merupakan alur migrasi atau pintu masuk ika n Tuna ke Malut,meski terbilang memiliki potensi perikanan yang besar, fasilitas penunjang perikanan yang ada di Kabupaten Sula belum juga memadai.

Dari alasan tersebut Dinas Perkanan dan Kelautan setempat tak dapat mengontrol hasil tangkapan nelayan lokal maupun nelayan dari luar Malut yang melakukan aktivitas di perairan Sula.

Baca Juga Warga Oba Dan Gane Ancam Boikot Pemilihan Gubernur Maluku Utara

Selebihnya lagi akibat kendala fasilitas, data pengelolaan ikan yang diperoleh pun tak akurat, bahkan Dinas Perikanan Kabupaten Sula menuding nelayan-nelayan Provinsi tetangga seperti, Sulawesi Utara,Sulawesi Tenggah dan Maluku lah yang menjadi masalah,pasalnya para nelayan bebas melakukan penangkapan ikan di perairan Sula tanpa memberikan data hasil tangkapan kepada mereka.

“Pengusaha dengan para nelayan merek menangkap ikan di Sula dan dibawa keluar seperti ke Bitung,Luwuk, Banggai dan beberapa daerah lainnya. kebanyakan pengusaha ikan disana hidup dengan pote nsi ikan yang kami miliki disini,” kesal Ali.

Dirinya menilai, para pengusaha ikan beserta nelayan yang ada di Provinsi tetangga tidak taat aturan. seharusnya, bila nelayan memasuki wilayah daerah lain di Indonesia untuk menangkap ikan harus memberikan data hasil tangkapan ke pemerintah daerah setempat untuk di data.

Baca Juga Surya Tjandra, Caleg PSI Berjanji Dorong Perbaikan Hak Pedagang

“Kita tidak tidak harus memaksakan ikannya harus dibawa ke Sula, namun yang kami inginkan ketika mereka tangkap ikan diwilayah kami,setidaknya melaporkan kapal ini asal mana ,hasil tangkapannya berapa ton sehingga ini menjadikan data banding kita,” ungkapnya.

Ia mengaku,untuk keperluan ekspor ke luar negeri data pengelolaan hasil perikanan di Kabupaten Sula sering ditanyakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara namun pihak nya masih menerka -neraka tidak berdasarkan data faktual yang diperoleh.

Meski telah mendatangkan investor dari negara Korea untuk membangun pabrik pengelolaan hasil ikan laut yang ada di perairan Sula, namun secara keseluruhan pengembangan sektor perikanan Kabupaten Sula oleh Dinas Perikanan belum maksimal dengan alasan fasilitas.

Baca Juga Bapas Garut Beri Keterampilan Desain Grafis Warga Binaan

” Saya tak bisa jamin Sula punya data sekian banyak ton yang dikelola dan itu yang paling susah di dinas kita ” akui Ali.

Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kepulauan Sula, pernah mendesak kepada Kementrian Perikanan Republik Indonesia, agar dapat memfasilitasi pertemuan antara Gubernur maupun Kadis perikanan atar Provinsi yang berdekatan dengan Provinsi Malut guna membahas masalah tersebut sehingga ada kesepakatan soal aturan penangkapan bagi nelayan maupun pengusaha perikanan di masing-masing daerah.

“Pemerintah Provinsi Malut bisa mengambil langkah ini untuk melakukan pertemuan dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggah dan Maluku,”harap Ali.***(IVN)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar

Sumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »