www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kementan Jamin Stok Pangan Aman

Posted by On 06.35

Kementan Jamin Stok Pangan Aman

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi. Pembangunan ketahanan pangan dan gizi meliputi penanganan yang kompleks.Badan Ketahanan Pangan Kementan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi. Pembangunan ketahanan pangan dan gizi meliputi penanganan yang kompleks.

JAKARTA, KOMPAS.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) menjamin bahwa stok pangan menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 secara umum aman. "Bahkan, terhitung surplus," kata Kepala BKP Agung Hendriadi, pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Agung membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Sebagaimana diketahui, rakor ini merupakan salah satu langkah strategis untuk bersinergi bersama lintas kementerian dan lembaga terkait baik pusat dan perangkat daerah dalam upaya mengendalikan stabilitas pasokan dan harga pangan khususnya untuk delapan provinsi yang mayoritas melaksanakan HBKN yaitu Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Pada acara itu, Agung Hendriadi memaparkan data-data dalam bentuk neraca perkiraan ketersediaan dan kebutuhan pangan nasional. Khusus daging sapi, diakui belum bisa dipenuhi dari dalam negeri, dan pemerintah sudah melakukan antisipasi impor.

Data

Secara rinci stok beberapa pangan strategis periode November - Desember tahun ini adalah beras 189,5 ribu ton, daging ayam 9,6 ribu ton, telur ayam 72,3 ribu ton, jagung 55,5 ribu ton, minyak goreng 3.508 ribu ton, bawang merah 17,9 ribu to n, cabai rawit 12,6 ribu ton, dan daging sapi 20,18 ribu ton.

Sedangkan, berdasarkan data Bulog, stok delapan komoditas kelolaan lembaga ini aman. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir.

Khusus untuk komoditas beras, Bulog bahkan sudah memiliki stok sebesar 1,1 juta ton. Jumlah sebesar ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, setidaknya untuk 5 bulan ke depan.

Stok Bulog untuk komoditas lainnya tercatat yaitu gula pasir (413,9 ribu ton), jagung (29,6 ribu ton), daging sapi ( 18 ton), daging kerbau (18,5 ribu ton), bawang merah (42,47 ton), bawang putih (300,50 ton), dan minyak goreng (1,04 juta liter).

Kemudian, sebagai salah satu barometer penentu harga beras nasional, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) seringkali menjadi indikator fluktuasi harga beras. Tercatat, kondisi stok beras di PIBC per tanggal 6 Desember terpantau melimpah sebanyak 40.356 ton. Angka ini lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya mencapai 39.528 ton.

Dari sisi harga beras di PIBC, semenjak diberlakukannya Permendag No. 57 Tahun 2017 tentang Penetapan HET Beras, tercatat dari 13 jenis beras yang dipantau stabil dan mengalami penurunan harga terutama cianjur slyp, cianjur kepala, dan setra serta beras IR 64 yang mengalami penurunan sangat tajam hingga mencapai harga Rp 7.800/kg sejak 9 November 2017.

Kementerian Pertanian beserta kementerian/lembaga terkait juga melakukan langkah strategis mengendalikan harga pangan pokok. Pertama, menentukan harga acuan pemerintah tingkat konsumen (Permendag 27 Tahun 2017) untuk gula pasir Rp 12.500/kg, minyak goreng curah Rp10.500/liter, minyak goreng kemasan Rp 11.000/liter, bawang merah Rp 32.000/kg, daging sapi beku Rp 80.000/kg, daging ayam Rp 32.000/kg, serta telur ayam Rp 22.000/kg.

Kedua, menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras sesuai Permendag 57 tahun 2017. HET itu adalah untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi untuk beras medium Rp 9.450/kg dan premium R p 12.800/kg, Sumatera lainnya dan Kalimantan untuk medium Rp 9.950/kg dan premium Rp 13.300/kg, NTT untuk medium Rp 9.500/kg dan premium Rp 13.300/kg, dan Maluku dan Papua untuk medium Rp 10.250/kg dan premium Rp 13.600/kg.

Ketiga, melakukan Operasi Pasar yang dikoordinasikan Perum Bulog. Keempat, melakukan koordinasi dan pengawasan melekat terkait ketersediaan pasokan dan harga pangan oleh pemerintah pusat bersama-sama daerah (provinsi dan kabupaten/kota). Penerbitan Permendag 20/2017 untuk mengatasi lonjakan harga akibat penimbunan, dan bersama Satgas Pangan melakukan pengawasan melekat.

Kelima, rencana aksi stabilisasi harga pangan dengan menjaga pasokan terdistribusi dengan baik, dan mengoptimalkan outlet distribusi pangan seperti Toko Tani Indonesia (TTI), Rumah Pangan Kita (RPK), E-Warong, Depo Bahan Pangan Pokok Kita, Bazar pangan murah.

Rencana aksi antara lain melalui (1) Rapat koordinasi dengan instansi terkait tentang ketersediaan/pasokan dan harga pan gan periode HBKN Natal-Tahun Baru (Pusat dan Daerah); (2) Pemantauan Harga dan Pasokan Pangan Pokok/Strategis; (3) Gelar Pangan Murah/Bazar di DKI Jakarta dan 8 provinsi (Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulut, Sumut, NTT, Kalbar) yang mayoritas merayakan Natal dan Tahun Baru; (4) Bersama Kementerian/Lembaga terkait (Satgas Pangan, Kemendag, dll) melakukan pemantauan ketersediaan/pasokan dan harga pangan strategis, baik di produsen/konsumen.

Melalui berbagai upaya yang dilakukan, stok pangan tersedia sesuai kebutuhan dan harga pangan dapat dikendalikan.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Ketahanan Pangan
  • Ketahanan Pangan Nasional

Terkini Lainnya

Cerita Kaesang Ditantang Jokowi Buat Majukan UMKM

Cerita Kaesang Ditantang Jokowi Buat Majukan UMKM

Makro 11/12/2017, 21:30 WIB Kesepian, Alasan Terbesar Orang Dengarkan Radio

Kesepian, Alasan Terbesar Orang Dengarkan Radio

Bisnis 11/12/2017, 21:15 WIB Menkominfo: Sudah 93 Juta Orang Registrasi Kartu SIM

Menkominfo: Sudah 93 Juta Orang Registrasi Kartu SIM

Makro 11/12/2017, 21:00 WIB Shell Alokasikan 50 Persen Pengeluaran Iklannya Melalui Radio

Shell Alokasikan 50 Persen Pengeluaran Iklannya Melalui Radio

Bisnis 11/12/2017, 20:45 WIB Prukades Membuat Klaster Ekonomi Hulu hingga Hilir

Prukades Membuat Klaster Ekonomi Hulu hingga Hilir

Rilis 11/12/2017, 20:36 WIB Pasar Mod   al Waspadai Penarikan Dana di Tahun Politik

Pasar Modal Waspadai Penarikan Dana di Tahun Politik

Keuangan 11/12/2017, 20:33 WIB Bisnis Radio Jaring Iklan Rp 1,2 Triliun hingga Kuartal III 2017

Bisnis Radio Jaring Iklan Rp 1,2 Triliun hingga Kuartal III 2017

Bisnis 11/12/2017, 20:23 WIB  Inovasi yang Melokal, Kunci Kesuksesan Startup di Asia Tenggara

Inovasi yang Melokal, Kunci Kesuksesan Startup di Asia Tenggara

Bisnis 11/12/2017, 19:58 WIB BCA Siap Suntik Modal ke Anak Usaha

BCA Siap Suntik Moda l ke Anak Usaha

Keuangan 11/12/2017, 19:46 WIB Kaesang Pangarep Luncurkan Madhang.Id, Marketplace Masakan Rumahan

Kaesang Pangarep Luncurkan Madhang.Id, Marketplace Masakan Rumahan

Bisnis 11/12/2017, 19:21 WIB Berlangganan Gas PGN Kian Mudah

Berlangganan Gas PGN Kian Mudah

Bisnis 11/12/2017, 19:05 WIB JICA Kucurkan Dana Rp 1 Triliun ke Indonesia Infrastructure Finance

JICA Kucurkan Dana Rp 1 Triliun ke Indonesia Infrastructure Finance

Rilis 11/12/2017, 19:00 WIB Dampak Erupsi Gunung Agung ke Bisnis Hotel Lebih Parah Dari Bom Bali

Dampak Erupsi Gunung Agung ke Bisnis Hotel Lebih Parah Dari Bom Bali

Bisnis 11/12/2017, 18:33 WIB BRI Sambut Positif Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

BRI Sambut Positif Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Keuangan 11/12/2017, 18:22 WIB Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Brasil, Rusia, dan Afrika Selatan

Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Brasil, Rusia, dan Afrika Selatan

Makro 11/12/2017, 18:00 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »