www.AlvinAdam.com

Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 02.05

Menkominfo: Proyek Palapa Ring Tengah Selesai September

Menkominfo: Proyek Palapa Ring Tengah Selesai September

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan Palapa Ring Tengah akan dapat selesai September tahun ini.

Menkominfo: Proyek Palapa Ring Tengah Selesai SeptemberIstimewaMenkominfo Rudiantara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan Palapa Ring Tengah akan dapat selesai September tahun ini.

Hal itu disampaikannya dalam kunjungan ke Minahasa Sulawesi Utara untuk menyaksikan penggelaran kabel laut Perairan Tateli, Pineleng, Minahasa, Sulut, Jumat (25/5/2018) siang.

"Ini ada kelambatan untuk Palapa Ring Tengah, sengaja saya datang agar ada k apal untuk memasang. Kalau tidak (datang) kapal tidak datang ke sini. Untuk memastikan semua selesai di akhir 2018, jadi Agustus bisa selesai, kemudian uji stabilitas sampai September," katanya di atas Kapal Nusantara Ekspress.

Menteri Rudiantara secara khusus meminta bantuan Gubernur Sulawesi Utara untuk memastikan selesainya perizinan agar bisa mempercepat pemasangan kabel laut.

"Kalau September selesai, saya serahkan ke Pak Gubernur, akan ada acara apa. Saya tidak minta anggaran dari pemda, tolong dipercepat perizinannya," pintanya khusus disampaikan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang ikut hadir.

Menteri Rudiantara menyatakan pembangunan Palapa Ring merupakan salah satu upaya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam mewujudkan Nawacita ke-3.

"Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan," tandasnya.

Di Indonesia, Pemerintah membangun tol informas i melalui Palapa ring dalam bentuk pembangunan serat optik yang membentang ke seluruh Indonesia yang dibangun oleh operator telekomunikasi dan sebagian dibangun oleh pemerintah.

Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi broadband (pita lebar), Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa RIng Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur.

Proyek Palapa Ring Paket Tengah akan menghubungkan 17 kota/kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara dengan panjang kabel mencapai 2.700 km.

"Jika Palapa Ring selesai, semua kabupaten di Indonesia akan terhubung dengan jaringan tulang punggung serat optik. Dengan demikian, layanan yang ada di Jawa dan daerah lain tidak memiliki gap yang besar," jelasnya.

Penulis: Hendra Gunawan Ikuti kami di Kapolri Minta Pernyataan Teroris Aman Abdurrahman soal Bom Surabaya Diviralkan Sumber: Google News | Berita 24 Malut

thumbnail

Posted by On 11.44

9 Fakta Eksistensi Telkomsel Selama 23 Tahun

  • VIVA â€" Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel, menyampaikan beberapa pencapaiannya di Indonesia. Pencapaian ini diraih Telkomsel selama 23 tahun perusahaan tersebut berdiri.

    Sejak berdiri pada 26 Mei 1995, Telkomsel telah menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Cakupannya telah menjangkau seluruh Indonesia, bahkan wilayah pedalaman sampai perbatasan, dengan lebih dari 100 juta pengguna.

    Berikut beberapa fakta pencapaian Telkomsel dalam 23 tahun eksistensinya di Indonesia.

    1. Digital Company, bukan lagi telekomunikasi

    Bisnis digital menjadi kontributor pertumbuhan Telkomsel yang signifikan sesuai fokus perusah aan untuk tetap menjadi yang terdepan dalam membangun ekosistem digital yang produktif dan konstruktif berbasis Device,Network, dan Application (DNA).

    2. Bisnis digital tumbuh signifikan

    Pada kuartal pertama tahun 2018, bisnis digital Telkomsel tumbuh 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini berkontribusi terhadap 48 persen dari total pendapatan Telkomsel atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 37,7 persen.
    “Kami tetap fokus mengembangkan ekosistem digital, di antaranya dengan terus menggelar infrastruktur jaringan secara agresif, terutama BTS berbasis teknologi mobile broadband. Kami pun menyediakan berbagai pilihan solusi layanan digital untuk melayani kebutuhan digital lifestyle pelanggan dan masyarakat Indonesia,” jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, dalam keterangannya, Sabtu 26 Mei 2018.

    3. Serius gelar broadband

    Fokus Telkomsel di bisnis digital terlihat dari keseriusan menggelar infrastruktur jaringan broadband. Sepanjang kuartal pertama 2018, Telkomsel membangun lebih dari 6.900 BTS baru yang seluruhnya merupakan BTS 4G. Secara total hingga kuartal pertama tahun 2018 Telkomsel telah menggelar lebih dari 167.000 BTS di seluruh Indonesia, meningkat 23,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

    Telkomsel mempermudah jaringan di libur Natal dan Tahun Baru.

    4. Pengguna 4G terbanyak

    Dari seluruh BTS tersebut, sekitar 70 persen di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G. Dalam periode yang sama, penggunaan perangkat 3G dan 4G di jaringan Telkomsel meningkat 35,2 persen. Kini Telkomsel melayani lebih dari 108 juta pelanggan data, ya ng mana 55 juta di antaranya merupakan pelanggan 4G.

    5. Layanan data meningkat drastis

    Penggunaan layanan data (payload) pun meningkat drastis sebesar 145,8 persen dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

    Lihat Juga
    • QR Code Akan Ada Satu di Indonesia, Prinsip Kerja Mirip ATM

    • Tcash Berencana Membuka Diri ke Pelanggan Non-Telkomsel

    • Ramadan, Sedekah Digital dengan TCash Digenjot

    • Tak Hanya Trafik, Telkomsel Juga Perhatikan Beberapa Hal Ini

    • Trafik Data Selama Ramadan dan Lebaran Bakal Naik 40 Persen

    6. Bisnis digital yang lengkap

    Pertumbuhan juga terjadi untuk layanan digital Telkomsel sebesar 61,1 persen yang dikontribusi dengan meningkatnya penggunaan berbagai layanan digital lifestyle, seperti video, musik, game, dan value added service (VAS); digital advertising; digital payment T-Cash; digital banking; dan Internet of Things (IoT).

    “Kami senantiasa berupaya mendorong pemanfaatan jaringan broadband secara lebih optimal sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi pelanggan. Untuk itu, Telkomsel terus melakukan berbagai improvement untuk menyajikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para pelanggannya,” jelas Ririek.

    7. Startup dan anak muda

    Pengembangan ekosistem digital di Indonesia memicu lahirnya berbagai solusi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong berbagai perubahan ekon omi, sosial, dan budaya di masyarakat. Beberapa program yang digagas Telkomsel juga mengacu pada perkembangan usaha rintisan (startup), misalnya NextDev, IndonesiaNext sampai NextdevAcademy. Semua menjadi wadah penajaman kualitas sumber daya anak bangsa.

    Ririek berharap seluruh pihak di industri telekomunikasi di Indonesia dapat mempertahankan iklim industri yang sehat dan berkelanjutan.

    FleetSight Telkomsel untuk pantau supir dan pengelolaan armada

    “Kami juga mendorong anak muda Indonesia untuk menjadi lokomotif terdepan perkembangan digital di Tanah Air, khususnya para pengembang aplikasi dan startup yang memiliki peran yang amat sentral untuk menciptakan terobosan-terobosan baru di platform digital,” kata Ririek.

    8. Tak lupa wilayah pedalaman dan perbatasan

    Dalam kurun 3 tahun belakangan, Telkomsel telah membangun 551 BTS di wilayah pedesaan. Ke depan akan ditambah 17 BTS jadi total 568 unit di 568 desa. Semua BTS itu diletakkan di wilayah terisolir yang tersebar di 14 provinsi, yakni Sumatera Utara, Kepulauan Jambi, Sumatera Barat, Jambi, NTT, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. Dari 568 BTS itu sebanyak 47 di antaranya merupakan BTS 4G.

    9. Perusahaan digital telekomunikasi masa depan

    Ke depannya, kata Ririek, Telkomsel akan terus melanjutkan pengembangan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan dan ragam layanan digital sebagai pondasi penting dalam transformasi digital Telkomsel.

    “Terbentuknya ekosistem digital menjadi pondasi utama Telkomsel untuk menjadi digital telecommunication company yang sukses, untuk Indonesia yang gemilang,† ujar Ririek.

Sumber: Google News | Berita 24 Malut

thumbnail

Posted by On 11.44

Tahun Depan Sulawesi Utara Nikmati Akses Broadband

Peta pembagian proyek Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur.KOMPAS.com/Gito Yudha Pratomo Peta pembagian proyek Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur.


KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara optimistis seluruh konstruksi Palapa Ring Paket Tengah rampung pada September 2018 dan bisa beroperasi tahun depan.

“Konstruksi Palapa Ring Paket Tengah ditargetkan selesai September 2018,” kata Menteri Kominfo, Rudiantara, di sela-sela buka puasa bersama umat muslim Manado di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien, Jumat (25/5/2018).

Pembangunan Palapa Ring merupakan merupakan salah satu upaya Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam mewujudkan Nawacita ke-3.

&qu ot;Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan," ujarnya.

(Baca: Menkominfo: Proyek Palapa Ring Tuntas Akhir Tahun Ini)

Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi broadband (pita lebar) berupa pembangunan serat optik yang membentang di seluruh wilayah Indonesia.

Proyek tersebut sebagian dibangun operator telekomunikasi dan sebagian lagi dibangun pemerintah.

Tiga paket

Proyek Palapa Ring terdiri atas tiga paket, yakni Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur.

Ada pun proyek Palapa Ring Paket Tengah akan menghubungkan 17 kota/kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara dengan panjang kabel mencapai 2.700 kilometer.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, (kiri) dan Menteri Kominfo, Rudiantara, saat buka puasa bersama umat muslim Manado di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien, Jumat (25/5/2018)Dok. Humas Pemprov Sulut Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, (kiri) dan Menteri Kominfo, Rudiantara, saat buka puasa bersama umat muslim Manado di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien, Jumat (25/5/2018)

"Nantinya jaringan broadband telekomunikasi dapat menjangkau ke wilayah-wilayah tersebut," ujar Rudiantara.

Jika Palapa Ring selesai, lanjut Rudiantara, semua kabupaten di Indonesia akan terhubung dengan jaringan tulang punggung serat optik.

Dengan demikian, tidak ada lagi perbedaan terlalu besar antara layanan yang ada di Jawa dan daerah lain.

Pemerintah memastikan proyek Palapa Ring Paket Tengah rampung akhir tahun ini dan d   apat beroperasi tahun depan. Dok. Humas Pemprov Sulut Pemerintah memastikan proyek Palapa Ring Paket Tengah rampung akhir tahun ini dan dapat beroperasi tahun depan.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, optimistis masyarakat Sulawesi Utara bakal menikmati kualitas jaringan internet yang lebih baik dengan adanya akses broadband.

"Nantinya tidak ada lagi jaringan internet yang terputus. Sehingga semua masyarakat bisa menggunakan internet dengan optimal," katanya.

Kualitas jaringan internet yang optimal itu ditunjang dengan pemasangan kabel optik bawah laut.

"Kabel optik Palapa Ring Paket Tengah di Sulawesi Utara dipasang mulai dari Mokupa, Siau, hingga Melonguane dan daerah lainnya," katanya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Sulut Maju dan Mandiri

Berita Terkait

Ini Pesan Ramadhan Gubernur Sulawesi Utara

Sulawesi Utara Tingkatkan Keamanan Selama Bulan Ramadhan

Sulawesi Utara Siap Kelola Sampah dengan Cara Modern

Olly Undang Kadin untuk Berinvestasi di Sulawesi Utara

Sumber: Google News | Berita 24 Malut

thumbnail

Posted by On 11.44

Pelindo IV Terbitkan Obligasi Percepat Pengembangan Indonesia ...

Pelindo IV Terbitkan Obligasi Percepat Pengembangan Indonesia Timur Redaktur: Redjo Prahananda

Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung, terbitkan Obligasi Untuk Percepat Pengembangan Kawasan Timur Indonesia.

INDOPOS.CO.ID - PT Pelindo IV bergerak cepat untuk membangun konektivitas di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Perusahaan BUMN tersebut, menerbitkan obligasi untuk menghimpun dana dengan target sekitar Rp3 triliun.

Aksi korporasi tersebut menurut Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung, dilakukan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan suprastruktur di Makassar New Port (MNP).

Serta pengembangan fasilitas pelabuhan di Terminal Petikemas Bitung, Kendari New Port, dan Pelabuhan Pantoloan. Adapun penawaran obligasi juga akan digunakan untuk refinancing pokok pinjaman dari Bank Mandiri dan Bank BRI.

"Perseroan kami adalah salah satu operator pelabuhan terbesar di Indonesia. Kami memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan para kompetitor, baik dalam aspek bisnis, operasional, SDM, dan tanggung jawab sosial," ujar Doso Agung di sela-sela pengumuman penerbitan obligasi di Jakarta Jumat malam, (25/5).

Dengan potensi di Indonesia timur, Doso optimis penawaran obligasi akan mendapatkan respons yang positif dari investor. Dengan obliga si selain dapat menghemat anggaran, inovasi yang dilakukan juga dapat mempercepat proses pembangunan pelabuhan Makassar New Port.

Apabila pemangkasan biaya dapat dilakukan dan proses pengerjaan dapat dipercepat, tentu membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat.

"Sehingga mempercepat proses pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi Selatan khususnya, dan Pulau Sulawesi dan Indonesia bagian timur pada umumnya," ujar Doso Agung.

Terkait obligasi perseroan, Doso menjelaskan perusahaannya menerbitkan tiga seri yakni obligasi Seri A tenor 5 tahun, Seri B tenor 7 tahun, dan Seri C tenor 10 tahun.

Obligasi ini akan memiliki bunga tetap dan bunga dibayarkan setiap tiga bulan dengan basis 30/360. Obligasi PT Pelindo IV sendiri pada tahun 2018 telah memperoleh hasil AA (Double A) berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo).

Semakin tinggi peringkat oleh perusahaan pemeringkat efek, maka semakin rendah pula risiko investasi. Dengan hasil pemeringkatan tersebut, PT Pelindo IV termasuk kategori perusahaan sangat menarik bagi investor.

Wilayah operasi PT Pelindo IV sekarang ini terfokus pada Indonesia bagian timur, dengan 25 cabang yang tersebar di 11 provinsi, mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pelindo-iv&nbsp#pengembangan-indonesia-timur&nbsp
Sumber: Google News | Berita 24 Malut

no image

Posted by On 11.44

Jelang Ramadan, BI Maluku Utara Tambah Pasokan Uang

Warta Ekonomi.co.id, Ternate -

Bank Indonesia Maluku Utara menambah dana sebesar Rp100 miliar dari persediaan Rp600 miliar, menyusul meningkatnya permintaan kebutuhan uang terutama Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN dan pensiunan.
"Kami siapkan dana tambahan Rp100 miliar itu untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri, karena ada peningkatan kebutuhan uang," ungkap Kepala BI Malut, Dwi Tugas Waluyanto di Ternate, Sabtu (26/5/2018).
Menurut dia, kebijakan ini untuk mengantisipasi kebutuhan lebaran tahun ini, karena kebutuhan uang untuk THR ASN dan pensiunan ini BI sudah menyiapkan uang tunai sebesar Rp700 Miliar. Dia mengaku, jumlah yang disediakan kali ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya karena bertepatan dengan momen Pilkada dan juga pensiunan yang terima THR kemudian adapun penerimaan gaji 13 nantinya dan jumlah ini lebih besar dibanding tahun lalu sebesar Rp600 miliar.
Sedangkan, untuk permintaan uang tertinggi terdapat di Halmahera Utara dan Halmahera Selatan, karena perputaran ekonomi di kedua kabupaten kota tersebut cukup baik, sehingga permintaan yang tinggi di Halut dan Halsel karena perputaran ekonomi cukup cepat di banding daerah lainnya di Malut.
Untuk persiapan distribusi uang sendiri, saat ini di Kabupaten Halut BI menyiapkan sekitar Rp200 Miliar. Permintaan sebagian besar dari Bank Pemerintah dan Bank Pembangunan Daerah. Akan teapi, permintaan itu belum signifikan, karena dipastikan pertengahan Ramadan baru mengalami peningkatan.
Sebelumnya, BI Malut alokasikan dana Rp600 miliar, karena dana untuk Ramadan disiapkan uang sebesar Rp600 miliar untuk kebutuhan masyarakat terhadap uang bisa terpenuhi. Sehingga, Perwakilan BI memastikan ketersediaan uang di Malut, karena ketersediaan uang yang ada dipastikan dapat memenuhi kebutuhan uang sampai di saat Ramadan nanti.
Tetapi, Perwakilan BI Malut telah mem astikan dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu khawatir pada saat Ramadan, meskipun biasanya dalam menghadapi Ramadan maupun Idul Fitri pasti terjadi inflasi, karena kebutuhan masyarakat meningkat. (HYS/Ant)

Sumber: Google News | Berita 24 Malut