www.AlvinAdam.com


Berita 24 Maluku Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Siklon Tropis Terjadi di Filipina, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Posted by On 05.22

Siklon Tropis Terjadi di Filipina, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Sejumlah warga menghindari gelombang laut yang mengenai garis pantai di Pantaisari, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (1/12/2017). Gelombang laut setinggi sekitar 2,5-6 meter dan curah hujan lebat disertai angin kencang yang dipicu siklon tropis Dahlia menyebabkan sejumlah titik di kawasan Pekalongan Utara banjir.ANTARA FOTO/HARVIYAN PERDANA PUT Sejumlah warga menghindari gelombang laut yang mengenai garis pantai di Pantaisari, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (1/12/2017). Gelombang laut setinggi sekitar 2,5-6 meter dan curah hujan lebat disertai angin kencang yang dipicu siklon tropis Dahlia menyebabkan sejumlah titik di kawasan Pekalongan Utara banjir.


JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah dua siklon tropis tercipta dalam sepekan di Indonesia, kali ini siklon tropis menampakkan dirinya di Filipina. Efeknya masih dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Siklon tropis Kai-tak yang muncul lebih dulu telah melemah dan menjadi eks siklon tropis KAI-TAK. Posisinya berada di 6 derajat lintang utara dan 106 derajat bujur timur atau 832 Km barat laut Pontianak, Kalimantan Barat.

Tekanan minimum angin mencapai 1004 hPa dan kecepatan angin sebesar 25 knot. Diperkirakan dalam waktu enam jam, siklon tropis Kai-tak akan punah. Hal ini berarti siklon tropis Kai-tak tidak akan memengaruhi cuaca di Indonesia.

Meski meluruh, Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berkata bahwa sedang terjadi penguatan intensitas siklon tropis Tembin di daratan selatan Filipina. Posisinya saat ini berada di 7,7 lintang utara dan 125,6 bujur timur atau sekitar 737 km utara-ti mur laut Manado, Sulawesi Utara.

Baca juga : Bagaimana Janin Siklon Tropis Tercipta dan Akhirnya Lahir?

Siklon tropis Tembin memiliki tekanan minimum 992 hPa dan kecepatan angin mencapai 59 knot.

"Siklon tropis Tembin diprediksi akan melemah dalam dua belas jam ke depan diakibatkan dari posisinya saat ini yang memasuki daratan Filipina bagian selatan," kata Mulyono melalui keterangan tertulis, Jumat (22/10/2017).

Namun, menurut Mulyono, siklin tropis Tembin akan kembali menguat seiring pergerakannya ke barat-barat laut dan memasuki Laut Cina Selatan, barat daya Filipina. Hal ini diperkirakan akan terjadi sekitar 24 sampai 72 jam yang akan datang.

Dampak tidak langsung yang ditimbulkan siklon tropis Tembin dan eks siklon tropis Kai-tak adalah perubahan pola cuaca di Indonesia.

BMKG memperkirakan wilayah-wilayah di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara berp otensi terjadi hujan sedang-lebat. Kemudian, angin kencang berpotensi terjadi di Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Selain itu, gelombang laut diperkirakan mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Potensi gelombang dengan tinggi 4 sampai 6 meter akan terjadi di laut Cina Selatan, laut Natuna Utara, dan perairan utara Kepulauan Anambas.

Baca juga : Siklon Tropis Dahlia, Lebih Kuat dan Tahan Lama Dibandingkan Cempaka

Sementara itu, gelombang setinggi 2,5 sampai 4 meter diperkirakan terjadi di Perairan Kepulauan Natuna, laut Natuna timur Kepulauan Anambas, perairan utara Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, laut Maluku bagian utara, perairan utara Pulau Halmahera.

Sedangkan potensi gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter terjadi di perairan utara Bangka Belitung, Selat Karimata, perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Bitung รข€" Manado, perairan utara Sulawesi, Laut Sulawesi, Laut Halmahera.

"Diprakirakan Siklon Tropis Te mbin masih akan bertahan dalam dua hingga tiga hari ke depan. Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang pohon tumbang dan jalan licin," tutup Mulyono.

Berita Terkait

Siklon Tropis Berpotensi Bawa Abu Gunung Agung ke Bandara Ngurah Rai

Mengenal Siklon Tropis Cempaka yang Bikin Hujan Tak Kunjung Henti

Bagaimana Janin Siklon Tropis Tercipta dan Akhirnya Lahir?

Siklon Tropis Cempaka Luruh, Kini Siklon Baru Bernama Dahlia Lahir

Siklon Tropis Dahlia, Lebih Kuat dan Tahan Lama Dibandingkan Cempaka

Terkini Lainnya

Trik Psikologi di Balik Belanja Natal yang Bikin Kantong Kering

Trik Psikologi di Balik Belanja Natal yang Bikin Kantong Kering

Kita 23/12/2017, 20:03 WIB Benarkah Orang Kidal Cenderung Ateis?

Benarkah Orang Kidal Cenderung Ateis?

Kita 23/12/2017, 19:05 WIB Sains Menjelaskan Alasan Kita Masih Memercayai Hal-hal Paranormal

Sains Menjelaskan Alasan Kita Masih Memercayai Hal-hal Paranormal

Kita 23/12/2017, 18:11 WIB Inilah Identitas Serangga Purba yang Bingungkan Peneliti Selama 1 Abad

Inilah Identitas Serangga Purba yang Bingungkan Peneliti Selama 1 Abad

Fenomena 23/12/2017, 17:05 WIB Siklon Tropis Terjadi di Filipina, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Siklon Tropis Terjadi di Filipina, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Fenomena 23/12/2017, 14:37 WIB Selain Tingkatkan IQ, Ikan Terbukti Memperbaiki Kualitas Tidur Anak

Selain Tingkatkan IQ, Ikan Terbukti Memperbaiki Kualitas Tidur Anak

Kita 23/12/2017, 12:07 WIB Badak Sumatera di Malaysia Alami Tumor Rahim, Kok Bisa?

Badak Sumatera di Malaysia Alami Tumor Rahim, Kok Bisa?

Fenomena 22/12/2017, 21:25 WIB Infeksi Jamur Mematikan Ancam Spesies Ular di Seluruh Dunia

Infeksi Jamur Mematikan Ancam Spesies Ular di Seluruh Dunia

Fenomena 22/12/2017, 21:05 WIB Kali Pertama, Spesies Bar   u Lumba-lumba Kuno Ditemukan di Ekuador

Kali Pertama, Spesies Baru Lumba-lumba Kuno Ditemukan di Ekuador

Fenomena 22/12/2017, 20:31 WIB Pernah Ada di Masa Lalu, ke Mana Perginya Air di Mars?

Pernah Ada di Masa Lalu, ke Mana Perginya Air di Mars?

Fenomena 22/12/2017, 20:06 WIB Benarkah Konsumsi Telur dapat Dorong Perkembangan Otak Bayi?

Benarkah Konsumsi Telur dapat Dorong Perkembangan Otak Bayi?

Kita 22/12/2017, 19:25 WIB Bau Mulut? Bisa Jadi Bukan karena Makanan, tetapi Mutasi Genetik

Bau Mulut? Bisa Jadi Bukan karena Makanan, tetapi Mutasi Genetik

Kita 22/12/2017, 19:04 WIB Inilah Bayi Orangutan Sumatera Langka yang Lahir di Inggris

Inilah Bayi Orangutan Sumatera Langka yang Lahir di Inggris

Fenomena 22/12/2017, 18:25 WIB Cacing Laut Tanpa Anus Bukti Belum Meratanya Evolusi di Bumi

Cacing Laut Tanpa Anus Bukti Belum Meratanya Evolusi di Bumi

Fenomena 22/12/2017, 18:05 WIB Pakai Rumus Matematika Kompleks, Peneliti Ungkap Struktur Otak

Pakai Rumus Matematika Kompleks, Peneliti Ungkap Struktur Otak

Kita 22/12/2017, 17:34 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Malut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »